The Joy of Paul

(by Harliem Salim,Gereja Kristus Di Indonesia)

Paulus menulis surat utk jemaat Filipi ketika dia sedang dipenjara.  Membayangkan keadaan dia, kita tidak akan pernah menemukan kata-kata keluhan di dalam suratnya.  Melainkan, terdapat kata yg paling banyak disebut oleh Paulus, yaitu SUKACITA.

Apa yang membuat Paulus bisa bersukacita? Kita akan belajar tentang dua hal keyakinan yg dia punya.

Sukacita Karena Diselamatkan

For I know that as you pray for me and the Spirit of Jesus Christ helps me, this will lead to my deliverance (phil 1:18-19 NLT)

Paulus ketika sedang dipenjara, dia yakin bahwa kesudahan dari semuanya itu adalah keselamatan dia.  Bukan soal dia akan dilepaskan dari penjara, tapi dia yakin akan diselamatkan karena doa jemaat dan pertolongan Roh Kudus, dan pada akhirnya semua yg dia lewati akan menghasilkan kemuliaan bagi Tuhan.

Apa arti “keselamatan” buat kita pribadi hari ini?

Jika kamu sedang dalam masalah saat ini, dan kamu tahu bahwa kamu didoakan dan kamu tahu bahwa Tuhan sedang bekerja, bisakah kamu mengatakan hal yg Paulus katakan?  Bisakah kita tetap meninggikan Tuhan dalam keadaan sulit dan terbuang?

Ada org yang pintar, punya posisi hebat, tapi tidak pernah memenangkan org lain untuk Tuhan. Sebaliknya ada orang yg sederhana, tidak pintar bicara, tapi bisa membawa org lain kepada Kristus.  Kenapa? Kita termasuk yg mana?

saya akan tetap bersukacita dalam segala keadaan, karena saya tahu bahwa Tuhan selalu menolong saya, dan saya akan diselamatkan.

And I am certain that God, who began the good work within you, will continue his work until it is finally finished on the day when Christ Jesus returns (Phil 1:6 NLT)

Sukacita Karena Untung

For to me, to live is Christ and to die is gain (Philippians 1:21 NIV)

apakah arti kematian bagi kita? apakah arti keuntungan buat kita?

Bagi Paulus, kematian berarti sebuah keuntungan besar! Pindah alamat di surga, dibandingkan semua yg dia miliki di bumi, adalah sebuah keuntungan besar!

I have fought the good fight, I have finished the race, I have kept the faith (2 Tim 4:7)

Paulus tidak peduli jika dia akan mati, bagi dia yg terpenting adalah mengakhiri pertandingan dengan baik, mencapai garis akhir, dan memelihara iman.

Lebih banyak orang kuatir tentang bagaimana mereka akan mati, daripada kemana mereka akan pergi setelah mati.  Jika kamu mati dengan baik-baik, tenang, tapi kamu tidak pergi ke surga, apakah itu sebuah keuntungan?  Kamu lebih suka investasi yg ada di dunia, atau investasi surga?  Mana yg bisa menjamin hidup kamu?

For to me, living means living for Christ, and dying is even better. But if I live, I can do more fruitful work for Christ. So I really don’t know which is better (Phil 1:21-22 NLT)

paulus sampai bingung untuk memilih apakah mau hidup atau mati, karena dua2 nya pilihan yg bagus! Dia tidak melihat hidupnya yg susah, tapi dia memaksimalkan hidupnya untuk membawa sebanyak orang kepada Kristus.  Itulah impian dan misi hidup dia.

Bagaimana hidup kamu hari ini? Apakah kamu lebih sering komplain? negatif? kesal? kecewa? mungkin ga itu karena kamu lebih fokus untuk mencapai keinginan kamu sendiri?

Banyak orang yg hidupnya kacau hari ini, dan ada org yg mau mati karena membenci hidupnya sendiri.  Paulus tidak seperti itu.  Dia memberikan yg terbaik selama dia hidup, dan kematian buatnya adalah pindah alamat baru yg lebih bagus.

Jadi jika kamu adalah seorang pengikut Kristus yang sungguh2, kamu tidak akan takut kepada kematian.  Sebaliknya jika kamu mengerti akan arti kematian, kamu akan memberikan hidupmu kepada Kristus.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s