ExtraOrdinary Crime

Malam ini gw berpikir, kenapa hal ini bisa terjadi hari ini… 2 bulan lalu kami kehilangan motor tepat di depan toko, dan sekarang hampir kehilangan mobil pula…

2 org anak laki2 berumur 10 thn, berada dalam 1 sekolah yang cukup terkenal di kompleks Gading Serpong. Pada hari Senin ini, entah karena kesalahan apa, mereka disetrap di sekolah dan tidak mengikuti pelajaran seperti biasa. Sebelum pulang sekolah, mereka sudah “kabur” duluan dan pergi ke sebuah bengkel cuci mobil yg terletak dekat sana. Tanpa dicurigai oleh siapapun, ternyata 2 anak ini merencanakan sebuah kejahatan di luar pikiran orang dewasa.

Pada hari yg sama, gw menyuruh sopir gw utk cuci mobil (grand livina) di bengkel langganan kita. Kebetulan kita masih memiliki voucher diskon utk cuci. Tidak berapa lama yanto, sopir kami kesana, tiba2 dia menelpon dgn suara panik.

” bu, minta bapak segera ke depan pabrik tifico sekarang ya “

gw segera minta joni (Jn) ke sana, dengan perasaan agak kuatir

“jgn2 si yanto nabrak orang ya??”

dalam hati gw berdoa kepada Tuhan semoga tidak ada hal buruk.

Jn dan karyawan lain segera pergi ke pabrik tifico.  Tidak lama setelah itu, datanglah sebuah mobil sedan di depan toko dengan keadaan rusak parah di bagian depan dan belakang. Tampaknya hampir tidak bisa dikendarai, karena knalpotnya sudah sampai terseret di jalan.  Pemilik mobil itu mencari Jn, dan ternyata setelah itu Jn pun sampai di toko.

Kami semua berpikir bahwa yanto telah menabrak mobil orang ini, tapi setelah menyelesaikan ceritanya, barulah kami tau bahwa mobil kami telah dicuri dari bengkel cuci, lalu keluar gading serpong dgn ngebut, dikejar oleh byk org, dan menabrak mobil dia. hah, kok bisaa?? Jn akhirnya ke polisi bersama org itu.

Setelah menunggu lama hingga jam 8.30 malam (mobil dibawa ke bengkel cuci sekitar jam 1-an), gw meminta liska dan jacks mengantar gw ke polisi.  Akhirnya Jn jg kembali dari kantor polisi dan bertemu kita. Sambil makan dia bercerita.

Ini gbr 2 anak yg mencuri mobil kita kata Jn sambil menunjukkan foto dari hp nya

hah? ini seumuran Tristan (anak sulung nya liska jack) gimana mungkin bisa naek mobil? gw liska dan jacks sama2 menunjukkan ekspresi tidak percaya.

2 anak itu tidak berniat mencuri, mereka hanya takut bertemu orangtuanya setelah mereka disetrap, karena tadi pagi orangtuanya sudah dipanggil ke sekolah.  Mereka mampir ke bengkel dan sempat bercakap-cakap dengan karyawan bengkel.  Anak yg menyetir tubuhnya lebih tinggi,sedangkan satunya lagi belum bisa menyetir.  Ketika mobil tiba2 bergerak mundur, sopir gw berpikir karyawan bengkel yg drive.  Tapi seketika mereka sadar bahwa ada yg ga beres. Mereka langsung menghadang mobil itu tapi hampir ditabrak.  Akhirnya mobil lolos dari hadangan dan ngebut keluar gading serpong.  Tapi bbrp org dan tukang ojek membantu pengejaran hingga lampu merah dan hingga dia menabrak mobil lain.

Singkat cerita Jn berusaha menyelesaikan masalah ini dgn 2 pihak orangtua, pada akhirnya kita tidak akan menuntut masalah ini, tapi diselesaikan dgn damai saja.  Orangtua dari anak yg menyetir akan menyelesaikan semua urusan polisi dan membetulkan mobil.  Kami akan dipinjamkan mobil selama mobil masih dalam perbaikan.

Mobil kita grand livina, bagian bemper depan, terutama sebelah kiri hancur, serta dua ban depan.  Entah berapa lama akan masuk bengkel.

Mengapa 2 anak ini begitu berani ??

dari pembicaraan Jn dgn kedua ortu dan anak itu, terungkap bahwa ada bbrp kesalahan yg dilakukan org2:

1)  mengajari anak 10thn menyetir? yg benar aja. Gw harap orangtua ini bisa melihat akibat dari perbuatan nya yg terlalu berlebihan.

2) anak ini terlalu sering nonton film kekerasan dan bermain game balapan. Parents, tolong perhatikan film apa yg ditonton anak2 dan game apa yg dimainkan oleh mereka.

3) karyawan bengkel terlalu lengah dengan menggantung kunci mobil di tempat yg bisa diraih oleh byk org.  Seandainya kunci ditempatkan di tempat aman, tidak akan bisa diambil oleh sembarang org.

4) kemungkinan orangtua terlalu keras terhadap anak2 nya sehingga mereka takut pulang ke rumah, atau malah sebaliknya anak2 ini kurang diperhatikan sehingga mereka melakukan ini utk menarik perhatian orangtuanya?  Anak2 yg terlalu stres mungkin dgn tuntuan sekolah atau tuntutan ortu bisa melakukan hal2 yg tidak kita sangka.

so guys, tadi kita pulang ke pluit naik Luxio matic.

J, kamu pernah bawa matic neh beneran?

pernah sayang, waktu di batam. tenang aja.

oke,walaupun deg2 an di jalan, untunglah sampe rumah kita tidak kekurangan apa2.

Cape sekali hari ini, terutama buat Jn yg dari siang di kantor polisi.  Btw, gw sgt bangga dgn apa yg dia lakukan.  Dia mengatakan, bahwa mungkin ada rencana Tuhan di balik ini semua.  Mungkin kita bisa berteman dgn 2 keluarga itu dan membawa mereka ke konfrensi gereja.  Ternyata mrk jg kristen.  Dan mereka sgt terharu ketika mendengar Jn bicara ttg penyelesaian kasusnya.  Kasus tidak akan dibawa ke hukum, yg penting mobilnya diperbaiki.  Anak2 itu belum mengerti apa yg mereka lakukan, tapi kita berharap pihak orang tua dan sekolah sama2 belajar apa yg mungkin perlu diubahkan dalam cara mereka mendidik anak mereka.  Syukurnya, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Malam ini gw kepikiran, bagaimana anak2 itu setelah mereka pulang ke rumah, atau kembali ke sekolah keesokan harinya (waktu di kantor polisi guru2 pada datang juga).. apakah mereka akan dicap sbg penjahat dan dihukum entah bagaimana… I dont know.  Menurut gw mereka hanya tidak mengerti apa yg telah mereka lakukan, orang tua nya lah yg perlu mengambil byk waktu utk bersama mereka dan memberikan kasih dan pengertian yg dalam kpd mereka.

Btw, gimana cara kita mendidik anak kita? hmm gw jg lagi belajar neh hahahahahaha……… (blm punya)


2 thoughts on “ExtraOrdinary Crime

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s