Prosperity Comes From The LORD

Salah satu Mazmur Raja Salomo yg terkenal dengan hikmatnya

Mzm 127:1-2

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangun nya. Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi pagi, dan duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dgn susah payah,

Sebab Ia memberikannya kepada yang dicintainya pada waktu (ia) tidur.

Psalm 127 New American Standard Bible

1 Unless the LORD builds the house, they labor in vain who build it;
Unless the LORD guards the city, the watchman keeps awake in vain.
2 It is vain for you to rise up early, to retire late,
To eat the bread of painful labors; For He gives to His beloved even in his sleep

New Living Translation

1 Unless the Lord builds a house, the work of the builders is wasted.
Unless the Lord protects a city, guarding it with sentries will do no good.
2 It is useless for you to work so hard from early morning until late at night,
anxiously working for food to eat; for God gives rest to his loved ones.

wow ketika nana membaca mazmur ini, rasanya betul2 menusuk hati nana.  Jika Salomo yg begitu hebat bisa membuat mazmur seperti ini, bisa mengakui bahwa berkat adalah betul2 dari Tuhan, apakah nana merasa hal yg sama?  Beberapa hari terakhir ini beberapa hal membuat nana menjadi sedih dan agak menjauh dari Tuhan, padahal justru nana perlu utk lebih bergantung sama Tuhan.  Apapun yg nana lakukan, nana perlu utk membawanya ke Tuhan, sehingga semuanya tidak menjadi sia2.  Sehingga apa yg nana lakukan, dilakukan dgn motivasi yg benar dan utk menyenangkan hati Tuhan, bukan sekedar utk menyenangkan diri sendiri. Dan Tuhan akan memberikan berkat pada saat nana tidur.  Bayangin, saat kita tidur, itulah saat Tuhan bekerja.  Apa seh yg kita pikir, bisa terjadi saat kita tidur? kadang2 nana malah kuatir terjadi hal2 buruk pada saat tidur!

Luar biasa ketika kita sudah terbiasa utk dekat dgn Tuhan, lalu ketika kita menjauh, sepertinya Dia tidak rela dan akan menarik perhatian kita kembali.  Nana sgt sering mengalami hal seperti ini.  Kemarin di Persekutuan Diskusi Alkitab (PDA) gading serpong, Agus bertanya ttg kapan masa terbaik kita dgn Tuhan, apakah kita masih mengalami masa2 indah dgn Tuhan.  Nana teringat pertama kali jatuh cinta dgn Tuhan, membaca Alkitab dengan perasaan dalam dan berdoa dengan semangat bahkan di pagi2 gelap.  Sekarang, kalau ga ada moment tertentu, rasanya semuanya biasa2 saja.  Sebenarnya, nana perlu membuat moment2 seperti itu lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s