Pursuit of Holiness

Sunday service on 7 Feb, Menara Kuningan (by Harliem Salim)

2 Pertanyaan terpenting yg perlu kita jawab dalam hidup kita

  1. Seberapa jauh saya telah diselamatkan dari dosa?
  2. Seberapa jauh Tuhan ingin membawa hidup saya?

Semakin lama kita menjadi Kristen, seharusnya semakin jauh jarak antara 2 hal tersebut.

Seberapa jauh kamu telah diselamatkan dari dosa?

Colossians 1: 22 Once you were alienated from God and were enemies in your minds because of your evil behavior.

Sadarkah kita, kehidupan kita yg dulu (atau sekarang jika kita belum bertobat) adalah hidup sebagai musuh Tuhan? Jika kita bukan musuhnya, pasti kita melakukan hal-hal yg menyenangkan Dia. Pikirkan baik-baik ttg kehidupan lama kita, benarkah itu benar2 hal yg kita inginkan? Dunia selalu menawarkan kehidupan yg fun, tapi benarkah kita betul-betul menginginkan kehidupan dunia yg kacau?

Kadang-kadang kita merasa telah menjadi seorang “kristen yg baik” kita tidak membunuh, kita datang ke gereja. Tapi hati-hati, benarkah kita berjalan menuju Tuhan atau menuju dunia. Bayangkan di sebelah kirimu adalah dunia, di sebelah kananmu adalah Tuhan. Kamu ada di antaranya. Ketika kita punya standard yg rendah dan merasa hidup kita sudah cukup baik (dibandingkan dgn org lain yg “lebih besar dosanya”, tanpa sadar kita berpindah setapak demi setapak ke sebelah kiri dan menjadi semakin dekat ke arah dunia. Apakah kamu sering berpikir ” I am still one arm length away from the world” ?

Dunia begitu kacau hari ini. Jika kamu masuk ke restoran, kamu akan ditanya “smoking or non smoking?” Bayangkan jika ada pemisahan kategori lain seperti “cursing or non cursing?”  kamu akan duduk di sebelah mana?

Mungkin kita tidak membunuh dan kejahatan2 besar lainnya, tapi apakah kita punya banyak kebiasaan yg membuat kita berdiosa? Bagaimana dengan kesombongan, kelicikan, dan kebohongan yg kita lakukan, sementara kamu tetap pergi ke gereja? Apakah kamu mempunyai 2 kehidupan/ 2 dunia hari ini?

Seberapa jauh/ kemana Tuhan mau membawa hidupmu?

Colossians 3: 1-2 set your hearts on things above where Christ is seated at the right hand of God. Set your minds on things above, not on earthly things.

Yg dimaksud dengan “perkara di atas dimana Kristus duduk di sebelah kanan Allah” adalah ttg rencana Tuhan atas hidup kita yg berkemenangan. Bahwa ada kuasa Yesus dalam hidup kita yg bisa menjadikan hidup kita luar biasa.

Untuk apa seh fungsi kita diciptakan?

Ephesians 1: 4 For he chose us in him before the creation of the world to be holy and blameless in his sight

Ephesians 4:23-24 to be made new in the attitude of your minds,and to put on the new self, created to be like God in true righteousness and holiness.

Jika kamu memakai sendok untuk memaku, kamu akan kelihatan bodoh. Jika kamu membeli mercy untuk dijadikan mobil truck dan ditaroh pasir tanah, kamu kelihatan bodoh. Sama dgn hidup rohani kita, jika kita melakukan hal2 yg tidak dirancangkan Tuhan utk kita lakukan, sebenarnya kita bodoh dimata Tuhan! Pernahkah kamu tertawa melihat org kristen melakukan kebodohan2 dosa, tertawa karena merasa “kenapa ya, dia lakukan hal itu, bodoh bgt!” Kita di-disain utk rencana Tuhan yg lebih indah. Kita di-disain utk mengasihi, bukan utk membenci.  Kita di-disain utk membantu org lain, bukan utk egois.  Kita di-disain ut memuridkan org lain.  Kita di-disain utk melakukan hal2 yg mulia dalam kebenaran Tuhan. Bagaimana gaya hidup kita saat ini?

Sekarang ttg pikiran kita. Otak yg diciptakan Tuhan memiliki 12 Milyar sel, dan setiap sel memiliki 10ribu koneksi. Jadi total 120 trilyun koneksi. Otak kita adalah ciptaan yg paling rumit dan hebat. Komputer yg tercanggih pun belum bisa menyamai otak kita. Jika ada 1 saja virus berbahaya masuk ke komputer, seluruh file kita bahkan hardware bisa rusak. Bagaimana jika 1 virus masuk ke otak kita? Apa yg akan terjadi? Kita tidak pernah bisa memprediksikan bagian lain apa yg rusak. Salah satu teman yg cinta Tuhan, hanya karena mendengar masukan yg salah dari seseorang, tiba-tiba dalam 1 hari berubah menjadi aneh dan menjauh. Apakah kita mau membiarkan virus masuk dalam otak kita dan membuat kita menjadi kacau?

Jadi, bagaimana kita bisa mengetahui rencana Tuhan utk hidup kita?

If we want to know God, we must spend time with Him. Coba lihat apa yg Paulus katakan dengan bangga di 1 Corinthians 2: 16 For who has known the mind of the Lord that he may instruct him? But we have the mind of Christ”

Memiliki pikiran Kristus. Bukan hanya mengenal atau percaya kepadaNya, bahkan memiliki pikiran yg sama dgn Kristus. Satu hal yg pasti, jika kita memiliki pikiran yg sama, kita tidak akan menjadi hitung-hitungan dengan Tuhan. Karena kita mengenal Dia, dan kita menjadi rela utk melakukan apa saja utk Dia. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s