Buku Kejadian; Contoh Pernikahan Yang Bermasalah

Akhirnya aku selesai membaca buku Kejadian sebelum bulan ini berakhir.  Walaupun sudah berulang kali membaca Kejadian, selalu ada hal baru yg aku temukan. Kali ini aku mempelajari tentang pernikahan tokoh2 yang ada di dalamnya. Firman Tuhan tidak hanya memberikan contoh bagus, tapi juga menceritakan dosa dan kelemahan manusia yg perlu kita pelajari supaya kita tidak melakukan hal yang sama.

  • Adam & Hawa, pernikahan pertama di dunia. Pasangan mana yg akan merasa kurang apabila Tuhan sendiri yang menyediakan segala sesuatu nya? Entah apakah Tuhan mengajarkan mereka prinsip2 pernikahan atau tidak seperti yang ada di Efesus, tapi sepertinya mereka sangat saling jatuh cinta (kata Jn, mungkin Adam sangat jatuh cinta sehingga dengan mudah menuruti keinginan Hawa dan lupa akan perintah Tuhan hehehe). Kesalahan mereka adalah tidak menaati perintah Tuhan. Konsekuensi dari dosa mereka berakibat kepada seluruh manusia secara umum, dan juga secara pribadi dalam kehidupan mereka. Aku membayangkan di luar taman eden mereka bertengkar dan saling menyalahkan ttg apa yg sudah terjadi. Habel mati dibunuh, Kain pergi dari mereka. Kepahitan dan penyesalan menghinggapi mereka. Namun pada akhirnya, mereka berubah dan memiliki anak ketiga yang akhirnya membawa perubahan kerohanian kepada keturunan selanjutnya. Adam hidup 900 thn, bayangkan dia menceritakan ttg Tuhan kepada 10 generasi di bawahnya. Yang perlu kita belajar adalah konsekuensi dosa yang tidak main-main, dan Tuhan selalu mengubahkan keadaan ketika kita sendiri berubah.
  • Pernikahan Nuh dan istrinya tidak tercatat melakukan kesalahan, malah mereka sangat patuh dengan perintah Tuhan sehingga keluarga mereka diselamatkan dari air bah. Tapi Nuh tercatat pernah mabuk karena anggur sehingga ia tidak sadar mempermalukan dirinya sendiri di depan anak2 nya.
  • Abraham & Sarah. Pernah aku bertanya kepada Jn “menurutmu kamu mirip dgn tokoh siapa di dalam Alkitab?” “hmm.. rasanya Abraham, karena dia org yg cuek, tenang, menghindari konflik, patuh, dan setia” Ya begitulah karakter Abraham kira2. Abraham adalah org biasa2 yang awalnya tidak rohani, tapi menjawab panggilan Tuhan. Iman nya tumbuh secara perlahan-lahan dan tidak secara instant seperti yg kita pikir. Abraham sangat mencintai Sarah dan selalu mengikuti keinginan Sarah. Sebaliknya Sarah lebih menuntut dan emosional. Masalah timbul ketika Sarah memakai caranya sendiri untuk memiliki anak. Abraham sendiri juga 2 kali takut dan menipu orang lain. Namun dalam struggle mereka untuk mempercayai Tuhan, Tuhan tetap sabar dan memegang janjiNya. Tidak jelas setelah Sarah meninggal, apakah Abraham menikah lagi karena kesepian, atau karena ingin memiliki anak lagi.
  • Ishak & Ribka. Menjadi anak kesayangan, sepertinya membuat Ishak tidak bisa membimbing dengan benar, malah membedakan perlakuan kepada 2 anaknya. Ishak mengasihi Esau, sedangkan Ribka mengasihi Yakub. Seharusnya di dalam keluarga tidak boleh ada “anak emas”. Akibatnya Yakub tumbuh menjadi seorang penipu dan Esau menjadi pemarah. Ishak juga ayah yang pasif, tidak menegur anak2 nya; Esau ber-poligami, dan Yakub menipu Esau dan ayahnya sendiri. Bagi yang punya anak, belajarlah dari kesalahan Ishak dan Ribka…
  • Keluarga Yakub. Wah, menurutku inilah keluarga paling kacau di buku Kejadian. Saking kacaunya, aku bingung menuliskan daftar kesalahan dan masalah mereka. Yakub punya 2 istri yang saling bersaing utk punya anak dan dicintai, plus 2 pelayan istrinya. Punya 12 anak bukan nya membawa rejeki, tapi banyak masalah. Semuanya karena kelemahan karakter Yakub yang tidak bisa memimpin keluarga dengan benar. Sekacau-kacaunya keluarga ini hingga ke masalah Yusuf, aku sungguh kagum kepada Tuhan yang akhirnya menggunakan Yusuf untuk menyelamatkan mereka semua dan membahagiakan Yakub pada akhir hidupnya.

Bagaimana pernikahan kita hari ini di mata Tuhan? Kesalahan apa yg perlu kita perbaiki? Hal apa yang kita belajar dari contoh2 pernikahan ini? Aku saranin untuk membaca lebih dalam di Alkitab, karena aku hanya memberikan sedikit rangkuman saja. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s