Singles Holiday, Trip to Jawa Bali (3)

Selasa, 30 September

Horay, hari ini kita akan pergi ke pantai! Sebenarnya kalau pantai dari kecil aku sering ke pantai di tanah kelahiran ku di Bangka. Tapi aku belum pernah bosan pergi ke pantai. Menimbun kaki dengan pasir, menghirup udara laut, berenang terbawa ombak, bahkan pernah satu kali aku ikut mengumpulkan ikan-ikan dari jala yang ditebarkan temanku. Pagi ini setelah bersiap-siap, kami berangkat ke Tanjung Benoa. Tujuan nya bukan hanya untuk menikmati pantai, tapi juga untuk watersport. Tak lupa kami mengoleskan sunblock ke kulit kami, maklum orang-orang kota yang tidak tahan terbakar kulitnya hehehe…

Di Tanjung Benoa pertama-tama kami naik glass bottom boat. Setelah tawar menawar yang alot, kami mendapat harga 35 rb/orang (harga awalnya 50rb loh). Karena hari masih pagi, kami rombongan pertama yg tiba dan jumlah kami cukup banyak, jadi ada kekuatan nawar hehehe. Dari pantai kami pergi ke laut agak dalam melihat terumbu karang dan ikan-ikan yang cantik banget. Kami juga memberi makan ikan dengan remah-remah roti yang uda disiapin pemilik kapal. Setelah itu kami dibawa ke penangkaran penyu. Gak cuma ada penyu, tapi juga ada kelelawar, elang laut dan ular. Walaupun geli banget sama ular, aku berhasil juga memegangnya.

glass bottom boat

glass bottom boat

kelihatan nya hepi padahal geli banget sama ular hiyy...

kelihatan nya hepi padahal geli banget sama ular hiyy...

Ketika kami kembali ke pantai, pantai sudah ramai. Kami kembali menawar untuk parasailing. Dari harga 100rb, kami mendapat harga 75rb. Aku gak main karena sudah pernah. Karena sudah ramai, kami harus antri cukup lama untuk mendapat giliran. Disinilah teruji nyali kami dari berpanas-panas ria tunggu antrian hingga melayang di udara hehehe. Yang lain yang gak ikutan pada ngobrol, beli tato, kutekan (aduh apa ga buang duit ya kalo kutekan?). Ada juga beberapa saudari yang mencoba flying fish (nah yang ini bener2 seru kata provokator kita, si tererojing eh si Tresia..)

Tere "Pak,apa saya aman? bapak ikut kita kan,saya takut neh..."

Tere "waduh Pak,jagain kita ya, saya takut neh.."

Joni ikutan parasailing

Joni ikutan parasailing

Uluwatu

Habis makan siang, kita pergi ke Uluwatu. Hmm Pura Uluwatu ini menurutku yang paling keren di antara semua pura, karena terletak di sepanjang ujung tebing batu yang curam dengan pemandangan lautan biru yang menakjubkan. Aku sempat pikir, jalan setapak yang berkelok-kelok dan naik turun ini kelihatan mirip dengan tembok Cina. Tapi kita tidak menyusuri seluruh jalan dari ujung ke ujung (panjang banget seh kelihatan nya). Disini juga ada tempat untuk pertunjukan tarian Kecak.

Pemandangan di Uluwatu keren banget...

Pemandangan di Uluwatu keren banget...

Tapi hati-hati, disini banyak sekali monyet2 agresif yang dapat mengambil barang2 kita seperti kacamata, topi, ikat rambut. Joni pun akhirnya mengalah melepas kacamatanya yang paling penting buat dia. Salah satu saudari kita yaitu Elin, waktu sedang asyik foto rame2 tiba-tiba didatangi monyet, dan monyet itu langsung mengambil kacamata Elin yang disangkutkan di atas kepala. Untuk mengambilnya kembali, pedagang kacang atau buah yang akan melemparkan buah atau kacang kepada monyet tersebut, lalu monyet itu mengembalikan kacamata kita. Jadi, akhirnya kita harus memberikan sejumlah uang kepada pedagang yang sudah “membantu” kita itu. Kalau aku seh mendingan kasih makan sendiri aja, monyet2 nya jinak dan senang sekali dikasih kacang.

Ngasih kacang sama monyet di Uluwatu

Ngasih kacang sama monyet di Uluwatu

Dreamland

Dreamland merupakan daerah resort dengan pantai pasir putih yang indah. Aku sering lihat di foto-foto prewedding. Ketika kami sampai disini, banyak sekali turis asing yang berselancar dan berjemur. Walaupun cuaca sangat panas dan kita semua kesulitan mendapat tempat berteduh (harus sewa 100ribu), semua saudara saudari semangat sekali untuk foto2. Kalau aku memang lebih semangat bermain air dan pasir nya yang halus, seperti pantai di Bangka. Air lautnya masih jernihhh banget. Hmm.. aku kuatir lama2 ini bisa jadi seperti Kuta ya..

Banyak turis berjemur dan berselancar di Dreamland

Banyak turis berjemur dan berselancar di Dreamland

Dinner di Beach Bali Cafe, Pantai Kedonganan

Kedonganan bertetangga dengan Jimbaran, merupakan pantai yang terkenal karena di sepanjang pantai terdapat banyak cafe dan restoran seafood. Kami akan makan di Beach Bali Cafe. Wah dinner disini memang sangat menyenangkan. Makan ikan bakar sambil menyaksikan sunset dan angin yang segar. Tidak hanya menikmati keindahan pantai, ngobrol dengan Ling-ling menambah rasa syukurku karena melihat cara kerja Tuhan dalam pengalaman hidupnya. Pokoknya makan di sini membuat kita merasa santai banget deh! Kita menghabiskan malam disana sambil ngobrol dengan saudara saudari Jemaat Bali dan melihat tarian bali. Malam nya setelah kembali ke hotel, sebagian besar anak-anak pergi lagi ke Jalan Teuku Umar (pengen cari makanan khas Bali, babi guling, katanya..) dan ke Kuta. Aku dan Joni sudah kecapekan dan harus menyiapkan devo untuk besok pagi, jadi kita tidak ikutan.

Dinner di Pantai Kedonganan

Dinner di Pantai Kedonganan

1 meja panjang untuk kita semua

1 meja panjang untuk kita semua

One thought on “Singles Holiday, Trip to Jawa Bali (3)

  1. jika anda pingin liburan ke bali jangan lupa mampir n dinner di BBC cafe yang ada dipantai kedonganan.kami menawarkan harga paket mulai dari Rp.50.000 – Rp.70.000 per orang.untuk informasi lebih lanjut hubungi ke no ( 0361 ) 8719535.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s