Pedoman bagi Capeng; Wedding Preparation

Selama beberapa minggu terakhir ini aku dan j terlibat dalam membantu teman kami, sugi dan pai in, untuk mempersiapkan pernikahan mereka.  Entah sudah berapa kali kami terlibat menjadi panitia, tapi ini adalah yang ke 4 nya untuk kami menjadi koordinator.  Rasanya, selama kami masih berada di group single, masih akan terlibat deh dalam WO hehehe.  Aku mau share dari pengalamanku mengenai apa saja yang harus dipersiapkan secara garis besar oleh calon pengantin.  Intinya adalah komunikasi dan kerja sama.

  • Setelah bertunangan, calon pengantin (capeng) pertama-tama harus menentukan tanggal pernikahan.  Ini biasanya didiskusikan dengan kedua belah pihak keluarga, kecuali keluarga menyerahkan semuanya kepada capeng. Sebaiknya ada tenggang waktu antara 3 bulan sampai 1 tahun untuk menyiapkan pernikahan, tergantung kepada skala acara dan ketersediaan waktu capeng dalam persiapan.  Waktu yang terlalu singkat membuat persiapan menjadi tidak maksimal, sedangkan waktu yang terlalu lama dapat menimbulkan godaan yang besar untuk keduanya (karena akan lebih sering bertemu dalam persiapan). Aku sendiri menentukan tenggang waktu 8 bulan.
  • Bicarakan budget yang ada, karena dari sana kita baru dapat menentukan skala acara, tempat, dll.  Capeng harus realistis dengan budget yang ada, entah itu berasal dari mereka sendiri ataupun di support dari keluarga, tapi jangan sampai berhutang.  Berhutang untuk pernikahan akan menciptakan masalah ketika menikah.  Jangan berpikir bahwa nanti akan dapat uang dari uang angpao untuk membayar hutang.  Jadi daripada mengadakan pesta besar dengan modal hutang, lebih baik acara sederhana tapi dengan modal sendiri.  Masing2 capeng juga harus bicara dengan keluarga untuk mengetahui apakah keluarga akan mensupport secara modal atau tidak.  Setelah masing2 mendapat kepastian, kumpulin semua modal ini ke dalam 1 kas/rekening.
  • Tentukan jumlah tamu undangan, ini juga diperlukan diskusi dengan keluarga, karena biasanya keluarga lah yang ingin mengundang banyak relasi
  • Tentukan rencana budget untuk semua bagian yang diperlukan; sewa tempat, catering, gereja, dekorasi, pakaian, makeup, aksesoris, sepatu, foto video, WO, kue, kartu undangan, souvenir, MC, entertainment, cincin, perawatan tubuh, mobil, hotel tempat menginap, dan untuk sangjit apabila ada.  Cara menentukan budget adalah dengan banyak bertanya kepada pengantin yang sudah2, dan mensurvey ke pameran, sehingga kita tahu kisaran harganya berapa.  Sisakan budget untuk keperluan lain-lain, karena pasti di ujung-ujung ada tambahan budget untuk ini itu.
  • Tentukan timeline/skedul/jadwal semua hal yang perlu dilakukan.  Misalnya, pada akhir bulan 1, harus sudah menentukan tempat resepsi dan gereja.  Bulan 2 sudah menentukan gaun dan makeup.  Bulan 3 sudah menentukan dekorasi, foto video, dsb sehingga tidak numpuk pada bulan terakhir ternyata ini itu belum beres, akhirnya jadi stress sendiri.  Jangan lupa masukkan jadwal pindahan ke rumah yang akan ditempati.
  • Bekerja sama dalam menentukan pilihan vendor.  Jangan terburu2 memutuskan vendor hanya karena harganya murah di pameran.  Misalnya untuk memilih gaun, kalau di pameran tentu saja ditampilkan yang paling bagus, tapi kita belum tahu apakah gaun2 yang ditawarkan cocok untuk kita atau tidak.  Kalau kita mau deal di pameran, pastikan kita memang sudah tahu bahwa barang vendor tersebut betul2 sesuai dengan apa yang kita inginkan.  Jangan terbuai kata2 vendor di pameran yg bilang “diskon nya cuma 2 hari loh selama pameran” atau “hari nya uda dekat loh, apa gak pusing kalo belum memutuskan”.  Tenang saja, selama kita juga berdoa dan niat mencari, pasti dapat yang terbaik deh.  Kecendrungan nya laki yang lebih fleksibel dalam memilih, cewek yang lebih milih-milih.  Bekerja sama dan tentukan sepakat, jangan sampai salah satu menentukan/membayar dulu tanpa sepengetahuan yg lain.  Waku persiapan aku, aku yang mencari vendor2 pilihan melalui internet dan tanya ke teman2, lalu ketika kita bertemu dgn vendor, joni yang memutuskan.  Aku selalu hepi dengan keputusan dia, karena dari sejak awal aku juga yang sudah menyediakan pilihan2 vendor yang menurut ku bagus.  Dia yang lebih pintar negosiasi dan deal harganya.
  • PIlih vendor yang lokasinya dekat dulu dengan tempat kita, sehingga kita tidak buang waktu lama di perjalanan.  Terutama ketika mencari gaun makeup, hotel, kartu, dekorasi, karena itu akan lebih sering ketemu.  Siapkan pertanyaan yang DETAIL kepada vendor, mengenai semua layanan dan harga.  Pastikan tidak ada biaya tambahan ini itu lagi.  Misalnya ketika mencari fotografer, pastikan dulu berapa foto yang kalian bisa dapat, jenis album nya gimana, editing nya gimana, lokasi foto, apakah nanti ada charge lagi apa ga. Pilih vendor yang membuat kita nyaman ketika ngobrol dan mau melayani semua pertanyaan kita dan tidak menyembunyikan “syarat dan ketentuan berlaku” seperti iklan2 kartu seluler hehehe.
  • Pada saat deal dengan vendor, pastikan ada kontrak tertulis yang detail mengenai semua barang/jasa yang akan kita dapat.  Jangan cuma ada harga dan tanggal ya di kertas kontrak itu.
  • Minta bantuan kepada teman-teman yang sudah pengalaman atau kalau ada budget bisa pakai WO, supaya ada yang memastikan hari H berjalan lancar.
  • Rundown dan pembagian kartu undangan sudah dibereskan paling telat 2 minggu sebelum hari H, dilanjutkan dengan teknical meeting dan gladi bersih untuk semua panitia.
  • Jangan lupa tentukan tempat honeymoon, biar stress dan capenya hilang sesudah merit
  • Terakhir tapi penting, jagalah hubungan kita tetap murni dan benar selama persiapan, ingat bahwa Tuhan lah yang memberikan berkat pasangan, tetap membawa Tuhan di dalam persiapan sehingga Tuhan juga lah yang akan memberikan hari H yang berjalan dengan indah tak terlupakan.  Amin

Semoga membantu dan happy hunting ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s