3 Level Doa

(khotbah Harliem Salim. 3 Agt 2008. GKDI Menara Kuningan)

Bayangkan gambaran seorang pemanah. Busur adalah doanya, panah adalah janji Tuhan yang kita mau claim, dan tangan sang pemanah adalah iman nya.

Kita sudah belajar ttg iman, sekarang kita akan belajar tentang doa

Walaupun kita berperan aktif untuk kegiatan rohani, satu hal yang sering kita bergumul adalah doa. Kita tau bahwa doa itu penting, tapi kenapa kita sulit untuk berdoa konsisten dengan sepenuh hati? Apa mungkin karena kita berdoa tapi melihat belum ada hasil? Apa kita melihat doa org lain dijawab, dan kita merasa kita salah dalam berdoa? Atau kenapa kita tidak memberi waktu utk berdoa? Apa alasan kita bergumul utk berdoa hari ini?

Mat 7: 7 Tuhan mengajarkan cara berdoa yang sederhana saja. Siapa yang tidak bisa meminta? Siapa yang tidak bisa mencari? Siapa yang tidak bisa mengetuk pintu?

3 Level Doa

  1. MEMINTA; bayangkan seorang pengemis yang kerjanya “meminta”. Bagaimana perasaan kita melihat pengemis? Apa hati kita tergerak? Tuhan senang melihat sikap rendah hati kita dalam meminta. Hal apa yg kita bisa minta? Kebutuhan2 dasar seperti makan, keuangan pekerjaan, dll. Bagaimana sikap kamu meminta, apakah seperti pengemis?
  2. MENCARI; kita mencari sesuatu karena bernilai penting, misalnya gembala mencari domba, wanita mencari koin nya. 2 Kor 12: 7-10 Paulus meminta 3x untuk mencabut duri dalam dagingnya, tapi Tuhan menyuruh dia mencari sesuatu yg lebih besar, yaitu dalam keadaan paulus lemah lah, kuasa kerja Tuhan akan lebih besar. Dalam hubungan manusia, hubungan terendah adalah hubungan secara fisik. Level kedua adalah hubungan yg lebih dalam. Level ketiga adalah hubungan secara rohani. Bagaimana hubungan kamu dgn pasangan mu hari ini? Yoh 20:25-29 Thomas berbahagia setelah melihat, tapi Yesus mengajarkan kita bahwa ada hal lain yg lebih berbahagia, yaitu mengenal Yesus lebih dalam walaupun tidak melihatNya secara fisik. Gal 1: 11-17. Paulus tidak pernah diajar langsung oleh Yesus, tapi dia mengerti tentang kehendak Yesus. 2 Ptr 3: 15-16 Ada hal2 yg Paulus tulis yg bagi Petrus saja sulit dimengerti, karena kedalaman Paulus dalam mencari kehendak Tuhan. Di mana level rohani kamu saat ini? Apakah kamu meminta atau mencari? Apakah kamu mengerti lebih dalam kehendak Tuhan yg terjadi atas kamu? 1 Kor 2:11-12 Siapa yang bisa tau Tuhan itu seperti apa selain Roh Tuhan itu sendiri? Tapi Petrus memuji Paulus yg bisa mengerti Tuhan lebih dalam daripada waktu Petrus setiap hari bersama Yesus!
  3. MENGETUK; kita mengetuk karena sangat ingin masuk. Kalau kita pergi ke tetangga dan ingin minta bawang, kita ketuk pintunya bbrp saat tapi tidak ada yang buka, ya sudah kita pulang. Tapi kalau kita mau minta tolong bantuan urgent, apa kita akan berhenti mengetuk? Tuhan ingin lihat seberapa besar keinginan kita. Apakah kita berdoa hingga harus mengetuk? Berapa lama? Lihat karakter Tuhan dalam ayat 9, bahwa Bapa kita jauhhh lebih baik daripada bapa kita di dunia. Darimana kita bisa yakin bahwa Tuhan begitu peduli terhadap kita? Mrk 11:22 Percayalah kepada Allah, bukan kepada mukjizat itu. Alexander the great, suatu hari membiarkan pembantunya yang telah berjasa untuk meminta apa saja. Permintaan org itu banyak sekali, sehingga bendahara nya protes. Tapi Alexander bilang, org itu telah percaya kata2nya, percaya kekayaan nya, dan percaya apa yg dapat dia berikan. Tuhan jauh lebih besar daripada Alexander. Masalah kita hanyalah masalah waktu, karena kita berdoa tidak dijawab dan kita menjadi malas/ragu. Biji yang ditanam, tidak bisa langsung menjadi pohon besar. Perlu waktu utk dirawat hingga tumbuh jadi pohon besar. Tuhan sudah memberikan keselamatan kepada kita, tapi kita perlu merespon dgn iman. Kalau kita selalu bertanya “kapan?” ingatlah Tuhan tidak hidup/dibatasi oleh waktu. Tuhan tau potensi kita dan akan jadi pohon besar, tapi kita harus lakukan bagian2 kita supaya kita bisa mengerti. Hanya masalah waktu saja kita akan lihat pohon besar itu.

(Respon)

khotbah yang dalam mengenai doa. Aku juga termasuk orang yang sering bergumul dalam doa. Masalahnya sepele saja, karena tidak memberikan waktu utk berdoa, atau merasa bahwa Tuhan sudah mengerti situasinya jadi ya sudahlah malas berdoa. Padahal doa adalah nafas orang Kristen. Kemarin berpikir, hal apa yang sedang aku minta, cari atau ketuk saat ini? Bahkan kadang meminta juga cuma sekali, setelah itu lupa.

tantangan yang perlu dijalankan : membuat list hal2 yang aku ingin minta, cari dan ketuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s