Hati dan Motivasi

Hanah (1 Sam 1: 2-20)

Hanah seorang wanita yang stress dan depresi. Walaupun sangat dikasihi oleh suaminya, tapi dia merasa hidupnya ada yang kurang karena tidak memiliki anak. (Apa benar, untuk seorang wanita yg menikah, ada saatnya kasih sayang suami saja tidak cukup, ia perlu untuk menjadi seorang “ibu” dulu untuk merasa bahagia…? Hmmm… belum mengalami seh ya…)

Hanah menjadi emosional dengan keadaan nya, dan ini berlangsung terus hingga suatu hari, dia tiba2 melakukan hal yang berbeda. Dia berdoa dengan sangat sungguh-sungguh kepada Tuhan, dan membuat janji yang luar biasa, bahwa dia ingin memiliki seorang anak yang akan diberikan untuk melayani Tuhan.

Ini bukan seperti “jika Tuhan melakukan ini maka aku akan melakukan itu”

Ini adalah sebuah doa yang berserah kepada Tuhan, hati yang penuh iman, dan motivasi untuk memberikan balik kepada Tuhan. Hanah selesai berdoa dengan suka cita. Sebelum2 nya dia selalu merasakan stress, tapi ketika dia berdoa kali ini, dia merasakan hal berbeda. Sukacita karena telah mempercayakan kepada Tuhan, menceritakan pergumulannya, membiarkan Tuhan bekerja.

Kadang sulit bagi gua untuk berdoa seperti Hanah, terutama ketika sedang dalam pergumulan. Secara pengertian, gua tau bahwa Tuhan itu baik, menjawab doa, memperhatikan pergumulan gua dan menjaga gua. Namun secara hati untuk betul2 “Melepaskan” pergumulan/keinginan itu kepada Tuhan, percaya dan membiarkan Tuhan bekerja sesuai keinginan Dia, dan pada akhirnya bersuka cita karena telah berserah, itu bukan hal yang selalu gampang dilakukan.

Belum lagi mengenai motivasi yang benar. Lately gua sedang meminta suatu hal berkaitan dengan pekerjaan gua, dan gua selalu bertanya, apakah keinginan gua ini berdasarkan motivasi yang benar. Tuhan selalu memberkati hati dan motivasi yang benar. Namun ketika gua selesai berdoa, masih saja muncul stress dan kuatir mengenai ini itu. Sekarang gua sedang menantikan jawaban doa gua, yang kemungkinan akan ditunjukkan dalam minggu ini.

Gua berusaha, untuk berdoa dgn hati yang berserah, dengan motivasi untuk punya pekerjaan dgn waktu yang fleksibel untuk gua memberi kepada Tuhan dan memenuhi kebutuhan orang-orang yang ada di sekitar gua.

My LORD GOD, thank you

2 thoughts on “Hati dan Motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s