Feeds:
Posts
Comments

This song is great and it helps me to wake up in the morning…

I am unwritten, can’t read my mind
I’m undefined, I’m just beginning
The pen’s in my hand Ending unplanned

Staring at the blank page before you
Open up the dirty window
Let the sun illuminate the words
That you could not find
Reaching for something in the distance
So close you can almost taste it
Release your inhibitions

Feel the rain on your skin
No one else can feel it for you
Only you can let it in
No one else, no one else
Can speak the words on your lips
Drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where your book begins
The rest is still unwritten, yeah

I break tradition, sometimes my tries
Are outside the lines, oh yeah yeah
We’ve been conditioned to not make mistakes
But I can’t live that way oh, oh

Superwoman – Alicia Keys

This is one of my favourite song, very encouraging for women

Everywhere I’m turning, nothing seems complete
I stand up and I’m searching for the better part of me
I hang my head from sorrow, slave to humanity
I wear it on my shoulders
Gotta find the strength in me

Cause I am a Superwoman
Yes I am Yes she is
Still when I’m a mess
I still put on a vest
With an S on my chest
Oh yes I’m a Superwoman

For all the mothers fighting
For better days to come
And all my women, all my women sitting here trying
To come home before the sun
And all my sisters coming together
Say yes I will, Yes I can

Cause I am a Superwoman
Yes I am Yes she is
Still when I’m a mess
I still put on a vest
With an S on my chest
Oh yes I’m a Superwoman

When I’m breaking down
And I can’t be found
And I start to get weak
Cause no one knows
Me underneath these clothes
But I can fly, We can fly, Oooohh

Cause I am a Superwoman
Yes I am Yes she is
Still when I’m a mess
I still put on a vest
With an S on my chest
Oh yes I’m a Superwoman

Acts

The work of the Spirit is particularly noted throughout the book of acts.  This is why the book is sometimes called The Acts of the Holy Spirit.

Acts 1:8  “But you will receive power when the Holy Spirit comes upon you. And you will be my witnesses, telling people about me everywhere—in Jerusalem, throughout Judea, in Samaria, and to the ends of the earth.”

Acts 9:31 “The church then had peace throughout Judea, Galilee, and Samaria, and it became stronger as the believers lived in the fear of the Lord. And with the encouragement of the Holy Spirit, it also grew in numbers.”

Paul’s first missionary journey did not result from a planning session, but from the Spirit’s initiative as the leaders worshipped! (The communication from the Spirit may have come through the prophets)

Acts 13:2 “One day as these men were worshiping the Lord and fasting, the Holy Spirit said, “Dedicate Barnabas and Saul for the special work to which I have called them.”

Acts 16:6-7 Next Paul and Silas traveled through the area of Phrygia and Galatia, because the Holy Spirit had prevented them from preaching the word in the province of Asia at that time.  Then coming to the borders of Mysia, they headed north for the province of Bithynia, but again the Spirit of Jesus did not allow them to go there.  (New Living Translation Bible)

The work of the Spirit is particularly noted throughout the book of acts.  This is why the book is sometimes called The Acts of the Holy Spirit.  The Spirit may have led in any of a number ways; vision, circumstances, good sense or use of the prophetic gifts.

Ayat-ayat disini sangat menarik, karena menunjukkan peran siapa yg sesungguhnya menggerakkan penginjilan pada abad pertama ini.  Pertama-tama, murid-murid sendiri harus diperlengkapi oleh Roh Kudus, supaya mereka diberi kekuatan dari Allah.  Jika kita melihat perjuangan murid-murid di buku ini, kita akan sadar bahwa apa yang mereka hadapi sangat tidak mudah; murid2 harus menginjil bahkan membangun jemaat, tanpa Yesus, yang dulunya selalu bersama mereka. Seterusnya, Roh Kudus juga yang memberikan arahan siapa yang pergi dan kemana mereka pergi.  Waow, seandainya kita punya hubungan yang dekat dengan Tuhan dan fokus untuk melakukan apa yg Dia inginkan, Roh Kudus akan memberikan arahan step by step kepada kita.  Jadi ingat khotbahnya Harliem, bahwa Tuhan selalu menginginkan hubungan dengan kita, tapi kita cenderung mau kepastian tentang apa yang ada di depan.  Fokuslah kepada hubungan dengan Tuhan dan keinginan Nya, maka Dia akan mengarahkan jalan kita, amin.

Kisah Para Rasul 14:8-20
14:8 Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan.
14:9 Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.
14:10 Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari.
14:11 Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia: “Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.”
14:12 Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara.
14:13 Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu.

Dalam 1 pasal di Kis 14 terdapat 2 keadaan yang begitu kontradiktif.  Di ayat-ayat awal mengisahkan bagaimana Paulus dan Barnabas dianggap sebagai “dewa” sehingga orang-orang di Listra membawa persembahan kepada mereka.  Tapi hanya dalam beberapa ayat berikutnya terjadi hal yang sangat tragis.

14:18 Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, namun hampir-hampir tidak dapat mereka mencegah orang banyak mempersembahkan korban kepada mereka.
14:19 Tetapi datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium dan mereka membujuk orang banyak itu memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati.
14:20 Akan tetapi ketika murid-murid itu berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe.

Karena hasutan dari orang yahudi dari Antiokhia dan Ikonium, penduduk Listra berbalik menganiaya Paulus, merajam dia hingga hampir dikira sudah mati.  Bisa kita bayangkan bagaimana keadaan orang yang kelihatan sudah mati?  Jadi Paulus sebelumnya disanjung bagai dewa, dan tidak lama kemudian dianiaya sampai hampir mati.

Hal yang aku terinspirasi dari Paulus adalah

~ Pada saat sesuatu yang kita lakukan berhasil dan kita disanjung bagai dewa, apakah kita merasa bangga dengan diri kita atau kita memberikan kredit itu kepada Tuhan?  Apa kita bergantung kepada kehebatan kita sendiri dan lupa akan penyertaan Tuhan?  Hari ini kenyamanan dan kesuksesan lebih mudah membawa orang jauh dari Tuhan daripada masalah dan kegagalan. Bagaimana ketika keadaan lagi bagus, apakah kita sudah merasa puas dan tidak perlu melakukan banyak hal lagi untuk Tuhan?

~ Sebaliknya ketika keyakinan kita membuat kita harus menderita, apakah yang akan kita lakukan? Keyakinan Paulus tentang Kristus membuat dia menganggap pengorbanan dia itu sepertinya “tidak apa-apa”.  Dirajam sampai hampir mati, tidak membuat nyali Paulus hilang, malah ia masih kembali ke Listra, Antiokhia, dan Ikonium untuk menasehati murid2 (ayat 21-22).  Ketika aku menonton film-film action, sering ada adegan penyiksaan kepada seseorang dengan tujuan orang itu menyerah dan memberitahukan infromasi penting yang diinginkan penyiksa.  Tampaknya aniaya adalah cara yang efektif untuk membuat seseorang menyerah, karena rasa sakit yang sangat besar.  Tapi kalau kita lihat Paulus, apa yang lebih penting daripada nyawanya?  Tujuan yang lebih penting daripada hidupnya adalah Kristus, sehingga dia selalu mendapatkan kembali kekuatan untuk meneruskan pekerjaan nya.

Demokrasi AS menembus batas

AMERIKA SERIKAT membuktikan diri telah siap melangkah menembus batas. Jutaan pemilih, hitam-putih, tua-muda, laki-laki perempuan, keturunan Afrika dan Hispanik, bersedia memercayakan masa depan mereka ke tangan Barack Obama, seorang senator asal Illinois keturunan kulit hitam.

Selama dua tahun menjabat sebagai senator, Obama bisa melihat apa yang bisa dilihat oleh sedikit orang. Amerika telah siap menerima perubahan.

Dia datang ke Capitol Hill dua tahun lalu dengan ”misi” membersihkan apa yang dilihatnya sebagai kekerdilan politik modern AS. Sikap partisan yang sengit dan perpecahan yang disengaja telah bercokol selama sedikitnya dua periode kepresidenan.

Kendati sempat tertatih-tatih dalam perjalanan menuju Gedung Putih, dengan mantra ”perubahan”, Obama berhasil membuat pertarungan kali ini menjadi ajang peleburan seluruh elemen bangsa.

“Dia telah menemukan kembali politik dari jalannya selama ini. Ini adalah revolusi besar seperti pemilihan Franklin D Roosevelt tahun 1932 dan John F Kennedy tahun 1960,” kata Paul Levinson, pakar politik dari Fordham University, New York, seperti dikutip kantor berita AFP.

Kemenangan besar Obama tidak seperti kemenangan Presiden George W Bush tahun 2000 dan 2004 yang, menurut pengamat, menganyam perpecahan dan membuat masyarakat berkelahi satu sama lain.

”Kita berhasil mengatasi segala hal yang dikira banyak orang adalah penghalang yang tidak bisa dihancurkan dalam politik kita. Kita berhasil menciptakan koalisi nasional. Itulah yang kita inginkan dan itulah yang kita lakukan,” kata David Axelrod, ahli strategi Obama.

Panggilan
Antusiasme pemilih untuk memberikan suaranya pun mengundang decak kagum tersendiri. Disebutkan, jumlah pemilih kali ini adalah yang terbanyak dalam sejarah pemilu AS, yaitu sekitar 135 juta orang.

”Saya sampai meneteskan air mata melihat antrean itu,” kata Bob Haskins, seorang pekerja di sebuah gereja di Atlanta, seperti dikutip International Herald Tribune (IHT).

”Bagi anak-anak muda itu, ini adalah panggilan. Semua yang dikatakan Martin Luther King menjadi kenyataan hari ini,” ujarnya, saat melihat anak-anak muda antusias mengantre untuk memberikan suara.

Tobey Benas, seorang pensiunan guru di Chicago, juga terkesan dengan momen pemilu tahun ini. ”Saya tidak percaya kita bisa sampai sejauh ini. Ini sangat menyentuh,” ujarnya, seperti dikutip IHT.

Isu ras di AS belum menjadi bagian dari cerita usang. Sentimen rasial masih membayangi, walaupun AS mengklaim sebagai negara demokratis yang melampaui segala perbedaan.

Dalam pidato kemenangannya di Chicago, Obama menegaskan bahwa batas-batas pemisah tak kentara bisa dilompati. ”Jika masih ada seseorang di luar sana yang masih sangsi bahwa Amerika adalah tempat di mana segala sesuatu mungkin terjadi, yang masih heran jika impian pendiri negara kita masih hidup, yang masih mempertanyakan kekuatan demokrasi, malam inilah jawabannya,” kata Obama.

Itu dibuktikan dengan suara dari kalangan pemilih kulit putih yang didapat Obama, yaitu 43 persen. Kendati kalah dari perolehan McCain (55 persen), Obama mengungguli perolehan kandidat presiden dari Demokrat tahun 2004, John Kerry, yang juga kulit putih.

Beberapa tahun belakangan ini warga AS di luar negeri terbiasa menjadi sasaran cercaan dan cemoohan berkat ”perang melawan terorisme” yang diusung Presiden Bush. Sentimen anti-AS kian merajalela di berbagai belahan dunia.

Tidak lama setelah Obama memenangi pemilu, William J Kole, seorang wartawan Associated Press di Austria, mendapat ciuman di pipi dari orang asing di bus, hanya karena dia seorang Amerika. ”Dia tidak mengatakan apa-apa, tetapi pesannya sangat jelas. Hari ini kami semua orang Amerika. Rasanya seperti perjalanan panjang di jalan bergelombang yang akhirnya berhenti,” ujarnya.

”Terpilihnya Obama menunjukkan kapasitas luar biasa Amerika untuk memperbarui diri dan beradaptasi dengan dunia yang sedang berubah,” kata mantan Sekjen PBB Kofi Annan.

( diambil dari berita kompas http://kompas.com/read/xml/2008/11/07/03033074/demokrasi.as.menembus.batas )

~ Menurut saya kemenangan Obama tidak hanya sekedar faktor dirinya sendiri yang bersahaja dan sopan, namun terlebih lagi karena rakyat AS sudah kesal dengan kegagalan Bush dan betul-betul mengharapkan perubahan.  Selamat Obama, saya salut dengan perjuangan impian dan keberhasilan anda, dan semua rakyat AS tentunya.  Ini adalah sebuah kemenangan dalam demokrasi AS. Semoga ini menjadi kemenangan buat seluruh dunia yang menginginkan perdamaian dan perubahan lebih baik. ~

Barnabas dan Paulus

Hubungan Barnabas dan Paulus sangat menarik untuk kita pelajari. Aku merasa hubungan mereka bisa menjadi contohan banyak hal untuk kita dalam membangun hubungan dalam jemaat.

Kis 4:36, Kis 9:27, Kis 11

Barnabas, seorang Lewi dari Siprus.  Nama aslinya adalah Yusuf, tapi dipanggil Barnabas yg berarti “Anak Penghiburan”.  Wah, sudah terbayang bagaimana hati dan apa yg Barnabas lakukan sehingga dia mendapat julukan itu.  Dalam banyak hal ia adalah contohan luar biasa.  Dalam memberi persembahan (bedakan dengan cerita Ananias dan safira di pasal 5), dan membantu orang menjadi murid yesus. Ia seorang yg baik, penuh Roh Kudus dan iman.

Kis 9:23-27 Sementara itu, sesudah tinggal 3 tahun di Damsik, Saulus harus pergi karena orang-orang yahudi ingin membunuh dia. Bayangkan sejenak tentang perubahan hidup Saulus.  Dia yang awalnya penganiaya murid Yesus menjadi orang yg dicari-cari (oleh “mantan” saudara2nya?) bahkan harus “kabur” dengan keranjang dari atas tembok kota.

Ketika Saulus sampai di Yerusalem, murid-murid (masih) takut dan tidak percaya Saulus adalah seorang murid!  Hmm sudah 3 tahun mereka pasti mendengar kabar ttg Saulus, tapi masih tidak percaya?  Nah disinilah tiba-tiba Barnabas, seorang dengan sikap yang berbeda, menyambut Saulus dengan sukacita, spend time dengan Saulus, dan mendukungnya di hadapan rasul-rasul. Wah! Betapa senangnya Saulus bertemu dgn Barnabas! Aku percaya bahwa karena dukungan Barnabas lah menjadi sahabat terbaik Saulus saat itu.  Kita yang sudah lama menjadi seorang murid Yesus, seberapa mendukung nya kita dan bagaimana kita membimbing murid-murid yang baru?  Apakah kita seperti Barnabas?

Terjadi lagi ketika Saulus harus keluar dari Yerusalem karena ancaman orang yahudi di yerusalem, Saulus akhirnya “pulang kampung” ke Tarsus.  Entah karena keinginan Saulus atau saran dari murid2 lain, akhirnya dia pulang kampung.  Aku pikir saat itu mungkin Saulus sedang down dan mungkin mengurangi keradikalan nya karena setelah itu tidak ada berita tentang apa yg dia kerjakan di kampung (walaupun saat itu sudah ada jemaat di tarsus).  Bukankah itu sering terjadi ketika kita juga pulang kampung?

Kis 11:19 menceritakan ketika jemaat Antiokhia bertumbuh dan ada orang2 non yahudi yang menjadi murid, Yerusalem mengutus Barnabas ke sana.  Dengan nasehat dan penghiburan dia, banyak orang dikuatkan dan dibawa kepada Tuhan.

Kis 11:25-26 Barnabas bisa saja memimpin sendiri di Antiokhia, tetapi tiba2 dia pergi ke Tarsus mencari Saulus untuk dibawa ke Antiokhia!  Kalau kita pikir, kenapa Barnabas tiba-tiba ingat kepada Saulus?  Ketika dia memimpin, dia masih ingat kepada Saulus!  Barnabas seorang murid yang dipimpin oleh Roh Kudus, aku percaya bahwa RK yang memberikan hikmat kepada dia untuk pergi ke Tarsus.  Apalagi jarak Yerusalem-Tarsus sekitar lebih dari 500km.  Ini adalah hal yang paling luar biasa yg Barnabas lakukan!  Jika Barnabas tidak pulang mencari Saulus, buku Kisah pasti lain ceritanya hari ini.  Bayangkan tiba2 Barnabas bertamu ke rumah Saulus :

Barnabas: halo Saulus, akhirnya aku menemukanmu! Bagaimana kabarmu?

Saulus: bro Barnabas! apa yang kamu lakukan disini? (sambil berpelukan)

Barnabas: bro, apakah kamu mendengar bahwa banyak orang non yahudi yang sudah menjadi murid? Tuhan bekerja dengan luar biasa, dan aku ingin mengajak kamu untuk melihatnya di Antiokhia!

Saulus : Wah bro benarkah? tapi aku ini selalu menyebabkan banyak masalah kalau bersama kalian lagi…

Barnabas: bro, kemana keberanian kamu yang dulu?  Ingat gak dulu waktu kamu berkotbah?  Masalah adalah hal yang biasa, aku punya iman bahwa Tuhan akan memakai kamu untuk pekerjaan yang lebih besar.  Aku memerlukan kamu untuk menginijil dan mengajar.  Maukah kamu ikut denganku ke Antiokhia?

Saulus: bro, aku sangat menghargai kedatangan kamu jauh-jauh kesini, tapi bagaimana ya…

Mungkin perlu beberapa waktu bagi Barnabas untuk meyakinkan Saulus kembali.  Yang jelas, dia berhasil membawa Saulus kembali.  Mereka menjadi pembuat sejarah dan di sanalah murid2 untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Yang aku belajar dari Barnabas adalah dalam hal memberi semangat, mendorong dan mengasihi dengan perbuatan yang tidak dilakukan oleh orang lain.  Barnabas juga orang yang sangat bersukacita melihat pekerjaan Tuhan dan kemajuan orang lain.  Dia adalah pemimpin yang tidak egois dan tidak mau bersaing dengan Saulus.  Ketika Saulus (berubah menjadi Paulus) menjadi pemimpin utama, dia tetap mendukung Paulus. Ia memberi kesempatan Paulus untuk bertumbuh bahkan melebihi dirinya sendiri.

Sebaliknya dari Paulus aku belajar untuk berani mengambil keputusan yang benar, percaya kepada pembimbing rohani, dan cepat melakukan sesuatu.

Kis 15: 35 Konflik yang terjadi antara mereka karena berbeda pendapat mengenai Yohanes Markus, menyebabkan kerjasama mereka terpisah.  Paulus lebih fokus akan penginjilan, dia menginginkan komitmen yang tinggi dari pembantu nya.  Sedangkan Barnabas berhati gembala, fokus kepada hati seseorang dan ingin memberi kesempatan kedua untuk Yoh Mark (lagipula Mark adalah keponakan Barnabas).  Pada akhirnya misi mereka dua2 nya tercapai.  Penginjilan terjadi, dan Yoh Markus berubah dan menjadi penulis injil Markus dan dipuji oleh Paulus.

Bukankah ini adalah sebuah cerita yang luar biasa?


Rabu, 1 Okt

Pagi ini kami mengadakan devotional bersama, yang dipimpin oleh Joni. Ayat renungan diambil dari doa Daud di Mzm 19, dengan point bagaimana kita berdoa memuji Tuhan lewat keindahan alam. Selain itu kami juga diingatkan untuk membaca Firman, dan akhirnya bagaimana kita ingin doa kita berkenan di hadapan Tuhan.

liburan juga ada kebaktian (devo) loh...

liburan juga ada kebaktian (devo) loh...

Ini hari terakhir kami di Bali… jadwal rasanya padat sekali karena tempat yang dikunjungi cukup banyak, tapi tidak semua tempat sempat dikunjungi.

Alas Kedaton

Pura disini dikelilingi oleh hutan yang isinya kebanyakan… monyet-monyet. Tapi kami tidak boleh masuk ke dalam puranya.  Monyet2 disini lebih agresif daripada di Uluwatu dalam meminta makanan, tapi mereka tidak mengambil barang-barang kami. Ketika aku turun dari bis, aku membawa sebuah apel, dan langsung didatangi oleh seekor monyet gede. Apelnya kutaroh di dalam kantong celana, eh tetap aja monyetnya narik-narik celana dan takut juga dia marah, akhirnya aku kasih deh apelnya (padahal maksudku mau dibagi2 tapi ternyata direbut oleh 1 monyet). Monyet2 disini juga senang mengikuti kita kalau kita ada makanan, bahkan tanpa takut sampai naik ke pundakku untuk minta kacang…

Waduh monyetnya setelah dikasih kacang malah naik ke kepala!

Waduh monyetnya setelah dikasih kacang malah naik ke kepala!

Tanah Lot

Tanah Lot adalah tempat terakhir yang kami kunjungi di Bali. Di sini ada pura yang terletak di atas batu karang besar. adalah …. Di sini juga terdapat pasar yang dipenuhi pedagang souvenir. Aku sudah tak mau belanja lagi, dan kelihatannya teman-teman juga kebanyakan foto-foto aja (mau nyisain untuk belanja di jogja kali yee).

Saudara juga ga mau ketinggalan foto (gaya apa sehhh?)

Akhirnya selesai sudah perjalanan kami di Pulau Bali. Setelah makan siang, kami segera menuju Gilimanuk untuk menyebrang ke Pulau Jawa. Tanpa terasa perjalanan di Bali begitu cepat berlalu dan menyisakan kenangan yang tak terlupakan.. Hmm apakah aku akan kembali lagi ke Bali suatu hari nanti?

Paulus; Dijatuhkan ke tanah

Kemarin aku ngobrol dengan temanku, dan kita saling mendorong dalam saat teduh. Aku menyarankan dia untuk membaca ttg Musa, dan dia menyarankan aku untuk membaca ttg Paulus.  Tks ya vera, aku merasa lebih semangat karena dorongan kamu.

Baca Kisah 9: 1-19a, Flp 3: 5-7, Kis 22:3-5, Kis 26:10-11

Sekitar tahun 36, adalah seorang Yahudi tulen bernama Saulus dari Tarsus. Seorang Yahudi tulen, seorang Farisi yang menguasai dan taat kepada hukum taurat. Dia benci kepada murid-murid Yesus, dan bahkan menganiaya, menjadi salah satu saksi kematian Stefanus.  Musuh jemaat pada abad pertama. Pasti dia orang yang sangat ditakuti oleh murid2 Yesus saat itu dan orang yang tidak mungkin menjadi murid.  Tapi apa yang tidak mungkin bagi manusia telah dibuat mungkin oleh Allah. Paulus menulis 13 buku dari 27 buku di PB.  Tanpa seorang Paulus, kehidupan murid2 akan berbeda dan tidak banyak hal yang kita ketahui mengenai perkembangan jemaat mula-mula.  Penginjilan akan menjadi berbeda tanpa Paulus.

Dalam perjalanan ke Damaskus untuk mencari dan menangkap murid2 Yesus, sebuah cahaya membuat dia jatuh ke tanah.  Dia juga mendengar suara Tuhan Yesus secara langsung.  Ini adalah pengalaman supranatural yang sangat menghancurkan hatinya, sehingga ia terus berdoa dan berpuasa selama 3 hari.  Berpikir tentang apa yg diyakininya selama ini ternyata sebuah kesalahan.  Bayangkan kalau kita adalah Paulus saat itu.  Apa yang kita yakini selama hidup kita ternyata salah.  Ada kebenaran yang lain.

Walaupun aku seorang murid, kadang2 aku juga bisa merasa “dijatuhkan Tuhan ke tanah”.  Saat apa yang aku lakukan gagal total.  Saat keadaan memburuk, saat sesuatu yg penting tidak terjadi sesuai harapan.  Lucu kadang-kadang, diperlukan untuk kita jatuh ke tanah, baru kita “berhenti” dan melihat ke atas.  Beberapa kali dalam perjalanan spiritual aku harus jatuh ke tanah, kemudian baru ambil waktu untuk berpikir dan berdoa, kemudian bisa melihat pengharapan dan mendapat kekuatan baru dari Tuhan. Mengubahkan hati, fokus, bahkan cara utk mengikuti cara Tuhan.

Paulus berkobar-kobar untuk berjuang demi keyakinan nya, mungkin sama seperti kita kadang kita bersemangat entah dalam sesuatu hal.  Tapi ketika ada keadaan yg tidak bagus, dan kamu merasa dijatuhkan ke tanah, mari kita tiru Paulus apa yg dia lakukan.  Mengambil waktu utk berdoa dan membaca firman, berpuasa, kemudian ubahkan apa yg perlu kita ubahkan.  Jangan keraskan hati kita utk terus melakukan apa yg mungkin salah.  Ada yg jatuh tapi kemudian melanjutkan perjalanan, tidak belajar dari pengalaman nya.  Lagipula ingat, Tuhan selalu ingin menarik perhatian kita kepadaNya.  Mungkin alasan kenapa kita dijatuhkan adalah utk kebaikan diri kita sendiri, dan untuk melihat kembali ke Tuhan.

Selasa, 30 September

Horay, hari ini kita akan pergi ke pantai! Sebenarnya kalau pantai dari kecil aku sering ke pantai di tanah kelahiran ku di Bangka. Tapi aku belum pernah bosan pergi ke pantai. Menimbun kaki dengan pasir, menghirup udara laut, berenang terbawa ombak, bahkan pernah satu kali aku ikut mengumpulkan ikan-ikan dari jala yang ditebarkan temanku. Pagi ini setelah bersiap-siap, kami berangkat ke Tanjung Benoa. Tujuan nya bukan hanya untuk menikmati pantai, tapi juga untuk watersport. Tak lupa kami mengoleskan sunblock ke kulit kami, maklum orang-orang kota yang tidak tahan terbakar kulitnya hehehe…

Di Tanjung Benoa pertama-tama kami naik glass bottom boat. Setelah tawar menawar yang alot, kami mendapat harga 35 rb/orang (harga awalnya 50rb loh). Karena hari masih pagi, kami rombongan pertama yg tiba dan jumlah kami cukup banyak, jadi ada kekuatan nawar hehehe. Dari pantai kami pergi ke laut agak dalam melihat terumbu karang dan ikan-ikan yang cantik banget. Kami juga memberi makan ikan dengan remah-remah roti yang uda disiapin pemilik kapal. Setelah itu kami dibawa ke penangkaran penyu. Gak cuma ada penyu, tapi juga ada kelelawar, elang laut dan ular. Walaupun geli banget sama ular, aku berhasil juga memegangnya.

glass bottom boat

glass bottom boat

kelihatan nya hepi padahal geli banget sama ular hiyy...

kelihatan nya hepi padahal geli banget sama ular hiyy...

Ketika kami kembali ke pantai, pantai sudah ramai. Kami kembali menawar untuk parasailing. Dari harga 100rb, kami mendapat harga 75rb. Aku gak main karena sudah pernah. Karena sudah ramai, kami harus antri cukup lama untuk mendapat giliran. Disinilah teruji nyali kami dari berpanas-panas ria tunggu antrian hingga melayang di udara hehehe. Yang lain yang gak ikutan pada ngobrol, beli tato, kutekan (aduh apa ga buang duit ya kalo kutekan?). Ada juga beberapa saudari yang mencoba flying fish (nah yang ini bener2 seru kata provokator kita, si tererojing eh si Tresia..)

Tere "Pak,apa saya aman? bapak ikut kita kan,saya takut neh..."

Tere "waduh Pak,jagain kita ya, saya takut neh.."

Joni ikutan parasailing

Joni ikutan parasailing

Uluwatu

Habis makan siang, kita pergi ke Uluwatu. Hmm Pura Uluwatu ini menurutku yang paling keren di antara semua pura, karena terletak di sepanjang ujung tebing batu yang curam dengan pemandangan lautan biru yang menakjubkan. Aku sempat pikir, jalan setapak yang berkelok-kelok dan naik turun ini kelihatan mirip dengan tembok Cina. Tapi kita tidak menyusuri seluruh jalan dari ujung ke ujung (panjang banget seh kelihatan nya). Disini juga ada tempat untuk pertunjukan tarian Kecak.

Pemandangan di Uluwatu keren banget...

Pemandangan di Uluwatu keren banget...

Tapi hati-hati, disini banyak sekali monyet2 agresif yang dapat mengambil barang2 kita seperti kacamata, topi, ikat rambut. Joni pun akhirnya mengalah melepas kacamatanya yang paling penting buat dia. Salah satu saudari kita yaitu Elin, waktu sedang asyik foto rame2 tiba-tiba didatangi monyet, dan monyet itu langsung mengambil kacamata Elin yang disangkutkan di atas kepala. Untuk mengambilnya kembali, pedagang kacang atau buah yang akan melemparkan buah atau kacang kepada monyet tersebut, lalu monyet itu mengembalikan kacamata kita. Jadi, akhirnya kita harus memberikan sejumlah uang kepada pedagang yang sudah “membantu” kita itu. Kalau aku seh mendingan kasih makan sendiri aja, monyet2 nya jinak dan senang sekali dikasih kacang.

Ngasih kacang sama monyet di Uluwatu

Ngasih kacang sama monyet di Uluwatu

Dreamland

Dreamland merupakan daerah resort dengan pantai pasir putih yang indah. Aku sering lihat di foto-foto prewedding. Ketika kami sampai disini, banyak sekali turis asing yang berselancar dan berjemur. Walaupun cuaca sangat panas dan kita semua kesulitan mendapat tempat berteduh (harus sewa 100ribu), semua saudara saudari semangat sekali untuk foto2. Kalau aku memang lebih semangat bermain air dan pasir nya yang halus, seperti pantai di Bangka. Air lautnya masih jernihhh banget. Hmm.. aku kuatir lama2 ini bisa jadi seperti Kuta ya..

Banyak turis berjemur dan berselancar di Dreamland

Banyak turis berjemur dan berselancar di Dreamland

Dinner di Beach Bali Cafe, Pantai Kedonganan

Kedonganan bertetangga dengan Jimbaran, merupakan pantai yang terkenal karena di sepanjang pantai terdapat banyak cafe dan restoran seafood. Kami akan makan di Beach Bali Cafe. Wah dinner disini memang sangat menyenangkan. Makan ikan bakar sambil menyaksikan sunset dan angin yang segar. Tidak hanya menikmati keindahan pantai, ngobrol dengan Ling-ling menambah rasa syukurku karena melihat cara kerja Tuhan dalam pengalaman hidupnya. Pokoknya makan di sini membuat kita merasa santai banget deh! Kita menghabiskan malam disana sambil ngobrol dengan saudara saudari Jemaat Bali dan melihat tarian bali. Malam nya setelah kembali ke hotel, sebagian besar anak-anak pergi lagi ke Jalan Teuku Umar (pengen cari makanan khas Bali, babi guling, katanya..) dan ke Kuta. Aku dan Joni sudah kecapekan dan harus menyiapkan devo untuk besok pagi, jadi kita tidak ikutan.

Dinner di Pantai Kedonganan

Dinner di Pantai Kedonganan

1 meja panjang untuk kita semua

1 meja panjang untuk kita semua

Senin, 29 September

Setelah istirahat dengan nyaman di kasur (2 hari tidur di bis), pagi ini kami bangun, semua orang berdoa dan saat teduh di hotel. Kebetulan di belakang hotel ada pemandangan sawah yang indah, dan sebagian besar kami berdoa di sana. Setelah sarapan kami bersiap2 untuk berkeliling Bali. Kami ditemani pemandu orang Bali namanya Putu Adi, kami memanggilnya “Bli” yang artinya seperti “mas” kalau orang jawa. Bli Putu menjelaskan sejarah penamaan Pulau Bali dan kebiasaan orang2 Bali yang mayoritas adalah penganut agama Hindu. Keyakinan dan kegiatan ibadah masih sangat kuat, sebagai contoh setiap hari mereka sembahyang dan memberikan sesajen untuk melindungi diri dari roh-roh jahat.

Rumah Bali, Galuh

Tempat kunjungan pertama kami adalah Rumah Bali Galuh. Di sini Bli Putu menjelaskan rumah khas Bali dengan segala ornamen yang indah, serta menunjukkan tempat belanja barang2 seperti pakaian, tas, dll dengan kualitas yang bagus dan harga tidak terlalu mahal (rombongan kami mendapat diskon 50%). Menurutku harga barang2 di sini memang lebih mahal daripada di pasar lainnya, tetapi kualitasnya juga lebih bagus daripada di tempat lain. Harga baju mulai dari Rp 25.000 ke atas (sudah diskon).

Rumah Bali - Galuh

Rumah Bali - Galuh

Desa Celuk, Sukawati

Tempat kedua yang kami datangi adalah pusat pengrajin perak di Desa Celuk. Beberapa orang membeli beberapa barang, tapi aku tidak tau harganya soalnya aku tidak tertarik dengan aksesoris hehehe..

Gunawan terpilih sbg best shopper juga loh, ternyata...

Gunawan terpilih sbg best shopper loh, ternyata...

Pura Goa Gajah

Pulau Bali memang terkenal dengan banyak pura nya. Tadinya kami ingin mengunjungi Besakih. Tapi setelah Bli Putu menjelaskan keadaan Besakih yang tidak nyaman lagi untuk para turis (karena terlalu banyak di-komersil-kan) akhirnya kami pindah ke Goa Gajah. Di dalam pura goa gajah sangat sempit dan gelap, hanya terdapat Lingga Yoni, yang merupakan simbol laki-laki dan wanita.

Makan siang di Bukit Kintamani

Dari Goa Gajah kami pergi ke Kintamani untuk lunch. Kami hanya foto sebentar karena daerah di sini trotoar tempat fotonya kecil, sedangkan lalu lintas kendaraan di jalan sangat ramai nya, sehingga takut keserempet kendaraan yang lewat. Di daerah sini banyak banget yang jualan. Bli Putu berpesan kepada kami apabila kami tidak tertarik, jangan segan2 untuk menolak, kalau tidak akan diikutin terus sama pedagang2. Kayanya semua orang Bali betul2 bermata pencaharian dari sektor pariwisata ya.

Bukit Kintamani

Bukit Kintamani, background Batur

Belanja Bed Cover di Baruna Agung, Tampak Siring

Wah, katanya, tempat ini adalah pabrik nya bed cover termasuk supplier untuk Jakarta. Kebetulan, aku perlu bed cover juga. Harga mulai dari 90rb untuk ukuran single dan 200 an untuk yg large size. Aku beli 1 yg gede coraknya batik (banyak juga seh yang beli) harganya 240rb.

Sama Setia dan best shoper kita, ALING! Tks ya dah bantuin nawar...

Sama Setia dan best shoper kita, ALING! Tks ya dah bantuin nawar...

Pura Tirta Empul

Tirta Empul juga adalah salah satu Pura tempat sembahyang yang terdapat di Tampak Siring. Tirta Empul artinya sumber air suci yang keluar dari dalam tanah. Ternyata hari ini adalah tanggal untuk sembahyang, sehingga banyak sekali orang Bali yang datang mandi di pancuran untuk menyucikan diri.

Tradisi mandi di pancuran Tirta Empul yang dipercaya untuk menyucikan diri

Tradisi mandi di pancuran Tirta Empul yang dipercaya untuk menyucikan diri

Kalau pergi ke pura di Bali, peraturan nya yang memakai celana pendek perlu memakai sarung, dan wanita yang sedang haid dilarang masuk. Tips bawalah topi atau payung dan sunblock karena di sana tempatnya panas dan terbuka.

Sore hari di Kuta

Pengen nya liat sunset di Kuta, tapi ternyata karena macet kita sampenya uda kesorean.  Pemandangan di Kuta terlalu rame, seperti pasar.  Bis tidak bisa langsung masuk ke daerah pantai, jadi kami berhenti dulu di tempat parkir dekat swalayan Tiara, lalu kami harus naik mobil angkot “Komotra”. Di Kuta kami bertemu dengan beberapa orang jemaat gereja Bali. Bani, ketua rombongan kami mengadakan permainan lingkaran. Tanpa disangka-sangka si Freddy menyanyi di tengah dan meminta Ana menjadi pacarnya disaksikan oleh kami semua. Waahhh selamat ya!

duh Regina, kameranya sebelah kiri...

duh Regina, kameranya sebelah kiri...

Belanja (lagi?) di Krisna

Wah baru hari pertama udah 3x belanja. Kali ini kita diguide berbelanja di Krisna, pusat perbelanjaan souvenir dengan harga yang murah. Dari mulai kacang-kacangan, baju, sandal, dan berbagai barang lain nya. Padahal kita belanja pas jam makan malam (untung dari kuta aku uda makan roti dulu buat ganjal karena mikir kalo belanja lagi pasti lama dan kelaparan hehehe)

Christin, Hongky dan Trisna mengecek belanjaan sebelum keluar dari Krisna, gak mau ada yang ketinggalan

Christin, Hongky dan Trisna mengecek belanjaan sebelum keluar dari Krisna, gak mau ada yang ketinggalan

Ayo tebak, itu tas sebenarnya punya siapa...?

Ayo tebak, itu tas sebenarnya punya siapa...?

Kembali ke hotel, semua langsung menyerbu makan malam… (terutama saudara yang lega setelah lama menunggu saudari belanja di Krisna hahahah)

« Newer Posts - Older Posts »