Shopping at Beijing Lu, Guangzhou

Guangzhou, dulu disebut Canton, adalah ibukota dari provinsi Kuantung yang berada di China selatan.  Kota ini merupakan salah satu kota terbesar di China yang katanya sebanding dengan kota Los Angeles.  Jumlah penduduk yang sangat banyak terlihat dari jalan-jalan yang macet.  Walaupun macet, sistem transportasi nya sudah sangat maju.  Selain Bus Rapid Transit yang teratur dan kereta api canggih, disini juga ada Metro Subway. Kami nyobain naik Metro Subway untuk pergi ke Beijing Lu (Beijing Road).  Dan inilah suasana di bawah tanah; penuh dengan orang-orang, apalagi ditambah dengan pertokoan di sepanjang stasiun bawah tanah ini, seakan-akan kita sedang berada di mal.

Suasana pertokoan di Metro Subway

Metro menjadi sarana transportasi utama di Guangzhou

Naik Metro disini sama seperti naik busway di Jkt ramenya, orangnya sampe bejubel… tapi walaupun berdiri karena ga dapet tempat duduk, perjalanan hanya beberapa menit, dan harganya murah pula, 2-5 yuan. Ngarepin kapan ya bisa naik mrt di jakarta…

Tempat wisata yang ada di Guangzhou kebanyakan adalah bangunan-bangunan bersejarah dan taman-taman.  Tapi disini adalah surganya belanja.  Kami menginap di daerah Tianhe, dan di sekitar hotel banyak sekali pedestrian mal.  Ada 2 lokasi pedestrian shopping yang paling terkenal, yaitu Shang xia jiu lu dan Beijing lu. Jika di Shang xia Jiu Lu lebih banyak bangunan-bangunan kuno karena lebih dulu dibangun, maka di Beijing Lu terasa lebih moderen.  Kami akhirnya pergi ke Beijing Lu, karena katanya orang Indo lebih suka pergi kesana.

Perempatan di dekat Beijing Lu

Uniknya di Beijing lu, kita bisa berbelanja di toko-toko yang Branded, atau ke toko-toko tradisional yang pake tawar menawar. Tapi ketika kami masuk ke toko-toko yang tradisional, harga barang-barang disana sangat mahal, padahal barang-barangnya ditempeli merek bajakan.  Tips jika ingin berbelanja disini, lihatlah ke beberapa toko dulu sebelum memutuskan untuk membeli.  Dan tawarlah hingga setengah harga, dari harga yang diberikan pertama kali.  Gw yang pusing kalo belanja dengan tawar menawar (ditambah dengan para pemilik toko yang kurang ramah jika kita menawar), akhirnya memilih pergi ke toko-toko yang branded tapi lagi SALE.  Hmm.. menurutku harganya hanya “sedikit” lebih murah daripada di Jkt.

toko tradisional dan branded bercampur di Beijing Lu

Makan di sekitar Beijing Lu lebih enak daripada makan di kota-kota lain yang kami pergi.  Katanya memang makanan di Guangzhou paling enak di antara di kota-kota lain nya.  Sore harinya kami pergi ke sungai Pearl River.  Dibandingkan dengan Shanghai, pemandangan di Shanghai lebih bagus sih.

Kita bisa berjalan-jalan di tepi sungai Pearl River yang teduh

Suasana di depan Tee Mal di jalan Tianhe

Sebenarnya masih banyak tempat yang bisa dikunjungi di Guangzhou seperti Yuexiu Park, Chen Clan Academy, Chime Long Paradise, Canton Tower, dll tapi sayangnya kami tidak punya banyak waktu lagi disini.  Next time kalau pergi lagi kesini, gw mau ke tempat wisata aja deh… pegel jalan kaki di pedestrian street hehehe. Pulang ke Indo, yang pengen gw lakukan adalah belajar bhs mandarin.. mudah2an terus termotivasi hehehe.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s