Barnabas dan Paulus

Hubungan Barnabas dan Paulus sangat menarik untuk kita pelajari. Aku merasa hubungan mereka bisa menjadi contohan banyak hal untuk kita dalam membangun hubungan dalam jemaat.

Kis 4:36, Kis 9:27, Kis 11

Barnabas, seorang Lewi dari Siprus.  Nama aslinya adalah Yusuf, tapi dipanggil Barnabas yg berarti “Anak Penghiburan”.  Wah, sudah terbayang bagaimana hati dan apa yg Barnabas lakukan sehingga dia mendapat julukan itu.  Dalam banyak hal ia adalah contohan luar biasa.  Dalam memberi persembahan (bedakan dengan cerita Ananias dan safira di pasal 5), dan membantu orang menjadi murid yesus. Ia seorang yg baik, penuh Roh Kudus dan iman.

Kis 9:23-27 Sementara itu, sesudah tinggal 3 tahun di Damsik, Saulus harus pergi karena orang-orang yahudi ingin membunuh dia. Bayangkan sejenak tentang perubahan hidup Saulus.  Dia yang awalnya penganiaya murid Yesus menjadi orang yg dicari-cari (oleh “mantan” saudara2nya?) bahkan harus “kabur” dengan keranjang dari atas tembok kota.

Ketika Saulus sampai di Yerusalem, murid-murid (masih) takut dan tidak percaya Saulus adalah seorang murid!  Hmm sudah 3 tahun mereka pasti mendengar kabar ttg Saulus, tapi masih tidak percaya?  Nah disinilah tiba-tiba Barnabas, seorang dengan sikap yang berbeda, menyambut Saulus dengan sukacita, spend time dengan Saulus, dan mendukungnya di hadapan rasul-rasul. Wah! Betapa senangnya Saulus bertemu dgn Barnabas! Aku percaya bahwa karena dukungan Barnabas lah menjadi sahabat terbaik Saulus saat itu.  Kita yang sudah lama menjadi seorang murid Yesus, seberapa mendukung nya kita dan bagaimana kita membimbing murid-murid yang baru?  Apakah kita seperti Barnabas?

Terjadi lagi ketika Saulus harus keluar dari Yerusalem karena ancaman orang yahudi di yerusalem, Saulus akhirnya “pulang kampung” ke Tarsus.  Entah karena keinginan Saulus atau saran dari murid2 lain, akhirnya dia pulang kampung.  Aku pikir saat itu mungkin Saulus sedang down dan mungkin mengurangi keradikalan nya karena setelah itu tidak ada berita tentang apa yg dia kerjakan di kampung (walaupun saat itu sudah ada jemaat di tarsus).  Bukankah itu sering terjadi ketika kita juga pulang kampung?

Kis 11:19 menceritakan ketika jemaat Antiokhia bertumbuh dan ada orang2 non yahudi yang menjadi murid, Yerusalem mengutus Barnabas ke sana.  Dengan nasehat dan penghiburan dia, banyak orang dikuatkan dan dibawa kepada Tuhan.

Kis 11:25-26 Barnabas bisa saja memimpin sendiri di Antiokhia, tetapi tiba2 dia pergi ke Tarsus mencari Saulus untuk dibawa ke Antiokhia!  Kalau kita pikir, kenapa Barnabas tiba-tiba ingat kepada Saulus?  Ketika dia memimpin, dia masih ingat kepada Saulus!  Barnabas seorang murid yang dipimpin oleh Roh Kudus, aku percaya bahwa RK yang memberikan hikmat kepada dia untuk pergi ke Tarsus.  Apalagi jarak Yerusalem-Tarsus sekitar lebih dari 500km.  Ini adalah hal yang paling luar biasa yg Barnabas lakukan!  Jika Barnabas tidak pulang mencari Saulus, buku Kisah pasti lain ceritanya hari ini.  Bayangkan tiba2 Barnabas bertamu ke rumah Saulus :

Barnabas: halo Saulus, akhirnya aku menemukanmu! Bagaimana kabarmu?

Saulus: bro Barnabas! apa yang kamu lakukan disini? (sambil berpelukan)

Barnabas: bro, apakah kamu mendengar bahwa banyak orang non yahudi yang sudah menjadi murid? Tuhan bekerja dengan luar biasa, dan aku ingin mengajak kamu untuk melihatnya di Antiokhia!

Saulus : Wah bro benarkah? tapi aku ini selalu menyebabkan banyak masalah kalau bersama kalian lagi…

Barnabas: bro, kemana keberanian kamu yang dulu?  Ingat gak dulu waktu kamu berkotbah?  Masalah adalah hal yang biasa, aku punya iman bahwa Tuhan akan memakai kamu untuk pekerjaan yang lebih besar.  Aku memerlukan kamu untuk menginijil dan mengajar.  Maukah kamu ikut denganku ke Antiokhia?

Saulus: bro, aku sangat menghargai kedatangan kamu jauh-jauh kesini, tapi bagaimana ya…

Mungkin perlu beberapa waktu bagi Barnabas untuk meyakinkan Saulus kembali.  Yang jelas, dia berhasil membawa Saulus kembali.  Mereka menjadi pembuat sejarah dan di sanalah murid2 untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Yang aku belajar dari Barnabas adalah dalam hal memberi semangat, mendorong dan mengasihi dengan perbuatan yang tidak dilakukan oleh orang lain.  Barnabas juga orang yang sangat bersukacita melihat pekerjaan Tuhan dan kemajuan orang lain.  Dia adalah pemimpin yang tidak egois dan tidak mau bersaing dengan Saulus.  Ketika Saulus (berubah menjadi Paulus) menjadi pemimpin utama, dia tetap mendukung Paulus. Ia memberi kesempatan Paulus untuk bertumbuh bahkan melebihi dirinya sendiri.

Sebaliknya dari Paulus aku belajar untuk berani mengambil keputusan yang benar, percaya kepada pembimbing rohani, dan cepat melakukan sesuatu.

Kis 15: 35 Konflik yang terjadi antara mereka karena berbeda pendapat mengenai Yohanes Markus, menyebabkan kerjasama mereka terpisah.  Paulus lebih fokus akan penginjilan, dia menginginkan komitmen yang tinggi dari pembantu nya.  Sedangkan Barnabas berhati gembala, fokus kepada hati seseorang dan ingin memberi kesempatan kedua untuk Yoh Mark (lagipula Mark adalah keponakan Barnabas).  Pada akhirnya misi mereka dua2 nya tercapai.  Penginjilan terjadi, dan Yoh Markus berubah dan menjadi penulis injil Markus dan dipuji oleh Paulus.

Bukankah ini adalah sebuah cerita yang luar biasa?


About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s